Azolla adalah genus dari paku air mengapung suku Azollaceae. Tanaman hijau ini dapat dijumpai mengapung di area perairan yang tergenang seperti rawa dan sawah. Tanaman ini memiliki lebar 3 cm sampai 4 cm dengan ketebalan 1,5 cm sampai 2,5 cm. Bentuk daun kecil dan saling bertindih dengan warna hijau. Permukaan daunnya lunak menyerupai hamparan karpet bila tumbuh banyak di atas genangan air.

Walau sering dianggap gulma oleh para petani tetapi tanaman yang unik satu ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber protein untuk peternakan terutama untuk unggas dan ikan serta sumber nitrogen alami untuk tanaman padi. 

Ada banyak jenis tanaman azolla, dua yang paling banyak dimanfaatkan adalah azolla microphylla dan azolla pinnata. 

Berikut ini adalah gambar azolla microphylla.

Azola microphylla

Berikut ini adalah gambar azolla pinnata.


Diantara kedua jenis ini pula, yang paling banyak digunakan untuk pakan alternatif ternak dan ikan adalah azolla microphylla. Sebab azola microphylla memiliki daun atau spora yang lebih banyak, lebih lebat dan bisa menumpuk sampai tiga lapis ke atas.

Pada daun azolla mengandung antara lain:

Energi 7,59%, 

Protein kasar 24 – 30%, 

Lemak kasar 3 – 3,2%, 

Kalsium 0,4 – 1,0%, 

Abu 10 – 19%, 

Fosfor 0,5 – 0,9%. 


Disamping itu Azolla microphylla mengandung xantophil dan asam amino yang lebih tinggi daripada bungkil kedelai yang sangat bagus untuk meningkatkan telur dan susu pada ternak dan ikan. Karena kandungan gizi azolla yang tinggi itu, banyak yang memanfaatkannya untuk budidaya ikan dan ternak mereka.

Comments